Demikian amanat Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., yang dibacakan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., saat upacara bendera bulanan di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Magetan. Senin (20/7/2026).
Tidak hanya menghadirkan tantangan pada ranah fisik lanjutnya, tetapi juga menunjukkan bahwa ruang informasi telah menjadi salah satu domain strategis yang dapat dimanfaatkan untuk mempengaruhi persepsi publik, melemahkan kepercayaan, dan mengganggu stabilitas nasional.
“Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan melaksanakan tugas. Hampir seluruh aktivitas bersinggungan dengan perangkat digital, jaringan komunikasi, dan media sosial, sehingga setiap personel dituntut untuk semakin cermat mengelola informasi,” tegasnya.
Dikatakan bahwa setiap jejak digital yang ditinggalkan dapat memberikan dampak terhadap individu, organisasi, maupun kepentingan pertahanan negara apabila tidak disikapi secara bijak.
“Disiplin digital bukan sekedar etika dalam menggunakan teknologi, melainkan bagian dari disiplin keprajuritan yang harus membangun kebiasaan untuk berpikir sebelum membagikan informasi, menjaga data dan informasi kedinasan dan menggunakan media digital secara bertanggung jawab,” jelasnya.
Kasau menekankan bahwa keamanan informasi TNI Angkatan Udara dimulai dari disiplin pribadi setiap personel, baik prajurit maupun ASN TNI Angkatan Udara. Hal tersebut akan memperkuat keamanan operasi, meningkatkan ketahanan informasi organisasi, serta turut menjaga stabilitas nasional di tengah derasnya arus informasi yang berkembang saat ini.


-1128119-1080.webp)