TNI AU. Pentingnya respon cepat dan kesiapan operasional yang tinggi menjadi kunci untuk dapat hadir tepat waktu di saat masyarakat membutuhkan. Hal tersebut tentunya memberikan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, sekaligus membangkitkan kebanggaan.
Demikian penekanan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam amanatnya yang dibacakan Danyon Parako 471 Pasgat Letkol Pas Jemy Pria Utama, S.H., pada Upacara Bendera 17an yang diikuti personel Lanud Iswahjudi, jajaran Grup 3 Tempur, Depohar 20, 60, dan 80, serta Yon Parako 471 Pasgat dan Yon Arhanud 22 Pasgat di Lapangan Batalyon Parako 471 Pasgat Madiun. Rabu (18/2/2026).
Kehadiran TNI AU sekecil apapun peran yang dijalankan, lanjutnya, selalu membawa nama negara dihadapan masyarakat. Kepercayaan itu tercermin dari apresiasi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas kecepatan respon TNI Polri dalam penanganan bencana di Sumatera.
"Di tengah cuaca ekstrem dan keterbatasan akses, prajutit hadir menembus daerah terisolasi memastikan bantuan dan logistik terjangkau masyarakat," ujarnya.
Pada situasi inilah peran kekuatan udara kian terasa nyata dan penting bagi semua menjadikannya sebagai pengingat standar profesionalisme yang harus terjaga.
Kasau menegaskan bahwa keandalan satuan tidak terbentuk secara instan, tetapi terpelihara melalui latihan yang disiplin, kepatuhan terhadap prosedur, serta sistem komando dan kendali yang berjalan efektif. Kekuatan udara, jelasnya, tidak berhenti pada alutsista yang modern tetapi juga diikuti personel yang siap, keputusan yang tepat, dan pelaksanaan tugas yang akurat.
Selain itu, pentingnya sinergi dan kekompakan dalam menjaga kepercayaan masyarakat dimana soliditas TNI Polri dan instansi terkait harus terawat dengan baik.
Dalam konteks pembangunan nasional, TNI AU terus mengambil peran sesuai tugas pokok dan kewenangannya dengan mendukung program ketahanan pangan, makan bergizi gratis, serta pengamanan sumber daya strategis merupakan wujud kehadiran TNI AU di tengah masyarakat.


