Pengunjung Website
Hari Ini: 14
Minggu Ini: 112
Bulan Ini: 645
Tahun Ini: 1,393
img thumbnail

Uji Kecepatan Respon dan Kesiapan Personel, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Kesiagaan I “Elang Gesit” TA 2026

TNI AU. Dalam rangka menguji kecepatan respon dan kesiapan personel menghadapi dinamika penugasan, Lanud Iswahjudi menggelar Latihan Kesiagaan I “Elang Gesit” TA 2026. Latihan ini dirancang untuk memastikan kesiapan unsur satuan sekaligus fungsi-fungsi dukungan operasi pangkalan dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

 

Saat membuka latihan, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., menegaskan bahwa Pangkalan TNI Angkatan Udara merupakan subsistem penting dalam suatu operasi udara. Pangkalan berperan menyediakan dukungan operasi penerbangan, dukungan operasi lainnya, serta kegiatan teritorial guna menjamin keberlangsungan tugas TNI Angkatan Udara.

 

“Fokus latihan ini adalah dukungan operasi penerbangan. Kesiapan satuan dan fungsi-fungsi di pangkalan harus benar-benar diuji agar dapat diketahui kondisi riil di lapangan,” tegas Danlanud.

 

Danlanud menekankan bahwa nilai utama dari sebuah latihan terletak pada tingkat realismenya. Latihan harus mencerminkan kondisi yang sebenarnya agar hasil penilaian yang diperoleh bersifat obyektif dan dapat dijadikan dasar evaluasi.

 

“Latihan ini menjadi sarana untuk menguji dan mengevaluasi komando dan kendali pangkalan, sehingga dapat diketahui sejauh mana fungsi dan unsur satuan mampu merespons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” jelasnya.

 

Materi latihan yang diujikan merupakan tugas-tugas keseharian sesuai bidang masing-masing, baik pada unsur satuan maupun fungsi dukungan pangkalan, yang bersifat normatif dan dikembangkan dengan berbagai dinamika atau persoalan. Dinamika tersebut dirancang untuk menguji kemampuan personel dalam merespons situasi melalui koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang tepat.

 

Selama empat hari pelaksanaan latihan, materi yang diuji meliputi pengamanan dan penegakan hukum, kedisiplinan berlalu lintas, patroli pertahanan pangkalan, pemadaman kebakaran, search and rescue, penanganan kondisi emergency pesawat, pengisian bahan bakar pesawat, dan pemeliharaan fasilitas instalasi pangkalan.

 

Danlanud juga menekankan pentingnya faktor keamanan dan keselamatan selama latihan berlangsung. “Utamakan faktor keamanan dan keselamatan, serta laksanakan seluruh rangkaian latihan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan tingkat kesiapan fungsi dan satuan secara obyektif,” ujarnya.

 

Melalui Latihan Kesiagaan I “Elang Gesit” TA 2026 ini, diharapkan seluruh unsur di Lanud Iswahjudi, baik satuan maupun fungsi dukungan operasi pangkalan, semakin siap, responsif, dan profesional dalam menghadapi dinamika penugasan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan komando dan kendali pangkalan ke depan.