Pengunjung Website
Hari Ini: 11
Minggu Ini: 59
Bulan Ini: 518
Tahun Ini: 4,877
img thumbnail

TNI AU Perkuat Interoperabilitas pada Misi Perdana Pitch Black 2026 di Darwin

TNI AU. TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengawali partisipasinya dalam latihan udara multinasional Pitch Black 2026 dengan melaksanakan misi penerbangan perdana pada skenario Dissimilar Basic Fighter Maneuver (DBFM) di wilayah udara Darwin, Australia, Senin (20/7/2026). Misi ini menjadi tonggak awal keterlibatan unsur tempur TNI AU dalam rangkaian Air Maneuver Exercise (AMX) yang mempertemukan pesawat-pesawat tempur modern dari berbagai negara.
Empat pesawat tempur T-50i Golden Eagle TNI AU diterbangkan dalam latihan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan tempur dalam operasi udara gabungan. Keterlibatan pada misi perdana ini sekaligus mencerminkan komitmen TNI AU untuk terus mengembangkan profesionalisme penerbang melalui latihan yang realistis dan berstandar internasional.
DBFM merupakan fase awal yang dirancang agar para penerbang memahami karakteristik, kemampuan, dan pola manuver pesawat tempur dari negara peserta. Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana menyamakan prosedur komunikasi, keselamatan penerbangan, serta tata cara operasi di wilayah udara Darwin sebelum memasuki skenario latihan yang lebih kompleks pada fase berikutnya.
Sebagai bagian dari Force Integration Training (FIT), empat pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU beroperasi bersama empat pesawat F-16D milik Royal Singapore Air Force (RSAF) dan empat pesawat F-35A milik Japan Air Self-Defense Force (JASDF). 
Pada fase awal latihan, seluruh peserta melaksanakan briefing operasional, koordinasi antarsatuan, serta misi penerbangan perdana yang berfokus pada integrasi taktis dalam skenario Large Force Employment (LFE). Misi tersebut dirancang untuk melatih kemampuan perencanaan, komando dan pengendalian, serta pelaksanaan operasi udara gabungan yang melibatkan berbagai jenis pesawat tempur dan pesawat pendukung.
Kehadiran berbagai platform tempur generasi berbeda dalam satu skenario latihan memberikan pengalaman berharga bagi para penerbang dalam meningkatkan kemampuan bekerja sama di lingkungan operasi udara multinasional.