TNI AU – Lanud H. AS Hanandjoeddin menggelar simulasi latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan, dan profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah pangkalan, bertempat di kawasan Base Ops Bandara H. AS Hanandjoeddin, Senin (25/5/2026).
Kegiatan simulasi tersebut disaksikan langsung oleh Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Made YIP beserta para pejabat List A Lanud ASH untuk melihat secara langsung kesiapan personel serta mengevaluasi kemampuan satuan dalam menghadapi situasi kontinjensi yang mungkin terjadi.
Dalam skenario latihan, diawali adanya laporan dari unsur intelijen mengenai rencana aksi demonstrasi masyarakat terkait sengketa lahan di sekitar wilayah Bandara H. AS Hanandjoeddin. Massa yang berasal dari Desa Buluh Tumbang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap keberadaan lahan yang diklaim sebagai tanah masyarakat setempat.
Aksi massa yang awalnya berlangsung di Kantor Desa Buluh Tumbang terus berkembang. Setelah aspirasi yang disampaikan tidak menemukan titik temu, massa bergerak menuju kawasan Bandara H. AS Hanandjoeddin melalui jalur Base Ops dengan jumlah yang semakin meningkat. Aparat keamanan dari Polres Belitung berupaya melakukan pengamanan, negosiasi, serta penghalauan terhadap massa agar situasi tetap kondusif.
Namun dalam perkembangan skenario, kondisi di lapangan semakin memanas. Massa mulai melakukan tindakan provokatif hingga situasi berkembang menjadi tidak terkendali. Personel pengamanan dari Polres Belitung yang berada di garis depan sempat berupaya menghalau dan menahan pergerakan massa, namun karena jumlah demonstran yang semakin banyak serta situasi yang semakin anarkis, aparat kepolisian mengalami kesulitan dalam mengendalikan keadaan.
Melihat situasi tersebut, melalui mekanisme dan prosedur secara berjenjang, Polres Belitung kemudian meminta bantuan kepada Lanud H. AS Hanandjoeddin untuk mendukung pengamanan dan membantu mengendalikan massa aksi yang semakin tidak kondusif.
Merespons permintaan bantuan tersebut, Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin segera memerintahkan unsur terkait untuk mengambil langkah cepat. Di bawah pimpinan Dansathanlan Lanud ASH Kapten Tek Risnandar, pasukan PHH Lanud H. AS Hanandjoeddin segera melaksanakan gelar pasukan dan bergerak menuju lokasi kejadian guna membantu pengamanan serta pengendalian situasi.
Dalam simulasi tersebut, pasukan PHH memperagakan berbagai formasi penanganan massa, mulai dari formasi perlindungan, desak maju, dorong maju, hingga langkah persuasif melalui mediator dan negosiator untuk meredam situasi. Unsur pendukung lainnya seperti Satpom, Intelijen, personel kesehatan, kendaraan taktis, serta pengamanan objek vital turut dilibatkan guna mensimulasikan penanganan situasi secara terpadu dan realistis.
Setelah melalui berbagai tahapan pengamanan dan negosiasi, situasi secara bertahap berhasil dikendalikan. Massa akhirnya dapat diarahkan untuk membubarkan diri secara tertib sehingga kondisi keamanan kembali aman dan kondusif.
Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Made YIP menyampaikan bahwa latihan PHH ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan serta memperkuat koordinasi antarsatuan di lapangan.
"Diharapkan melalui latihan ini seluruh personel semakin memahami prosedur, meningkatkan kemampuan individu maupun satuan, serta memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam mendukung pengamanan wilayah pangkalan," ujarnya.
Melalui simulasi latihan tersebut, Lanud H. AS Hanandjoeddin terus berupaya meningkatkan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas guna mendukung terciptanya keamanan dan stabilitas wilayah.





