Pengunjung Website
Hari Ini: 10
Minggu Ini: 10
Bulan Ini: 272
Tahun Ini: 6,838
img thumbnail

Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Koordinasi, Lanud Wiriadinata Gelar Latihan Crash Team Tahun 2026

TNI AU. Kamis (8/10/2026) - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat penerbangan sekaligus menguji efektivitas koordinasi antarunsur, Lanud Wiriadinata menggelar Latihan Crash Team Tahun 2026 di Base Ops dan Runway 15 Lanud Wiriadinata. Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Wiriadinata, Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto, S.E., M.M., M.Han., serta melibatkan unsur Crash Team Lanud Wiriadinata bersama personel Avsec, medis, dan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Satpel Bandara Wiriadinata.

 

Latihan dilaksanakan dengan skenario keadaan darurat pesawat PK-XXZZ yang sedang melaksanakan penerbangan dengan rute Tunggul Wulung Cilacap–Nusawiru–Lanud Wiriadinata Tasikmalaya–Tunggul Wulung. Dalam skenario tersebut, pada pukul 01.00 UTC, Tower Lanud Wiriadinata menerima Mayday Call dari pesawat yang melaporkan mengalami gangguan mesin dan meminta izin untuk melaksanakan pendaratan darurat di Lanud Wiriadinata. Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur Crash Team segera diaktifkan untuk melaksanakan prosedur penanganan keadaan darurat sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

 

Setelah pesawat berhasil melaksanakan pendaratan, dalam skenario latihan terjadi kebakaran pada mesin sebelah kanan yang kemudian merambat ke bagian sayap pesawat. Merespons kondisi tersebut, unsur Pemadam Kebakaran segera melaksanakan pemadaman, sementara Tim Evakuasi melakukan penyelamatan dan mengevakuasi awak pesawat ke lokasi aman. Tim Kesehatan selanjutnya memberikan pertolongan medis terhadap korban. Dalam skenario tersebut, dua awak pesawat mengalami luka, yakni pilot mengalami luka ringan, sedangkan copilot memerlukan penanganan medis lebih lanjut dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jasa Kartini Kota Tasikmalaya. Sementara itu, unsur Lambangja, Pomau, dan Intelijen melaksanakan pengamanan serta penanganan sesuai fungsi masing-masing guna mendukung proses penanganan dan investigasi.

 

Danlanud Wiriadinata menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Crash Team Lanud Wiriadinata serta personel Avsec, medis, dan PKP-PK Satpel Bandara Wiriadinata yang telah melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab sesuai tugas masing-masing. “Melalui latihan ini, diharapkan kesiapsiagaan personel semakin meningkat, koordinasi dan komunikasi antarunsur semakin solid, serta setiap prosedur penanganan keadaan darurat dapat dievaluasi untuk mengetahui kekurangan yang masih perlu diperbaiki,” ujar Danlanud Wiriadinata.

 

Lebih lanjut, Danlanud Wiriadinata menekankan bahwa latihan Crash Team tidak hanya menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga sebagai upaya memastikan setiap unsur mampu bertindak secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur apabila menghadapi keadaan darurat yang sebenarnya. Evaluasi terhadap pelaksanaan latihan diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan prosedur operasional, meningkatkan kemampuan respons, serta memperkuat sinergi antara Lanud Wiriadinata, Satpel Bandara Wiriadinata, dan unsur terkait lainnya, dengan tetap menempatkan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Pelayanan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Bambang Suharjana, Kepala Unit AirNav Kota Tasikmalaya Fitri, para Kepala Dinas, Kepala Intelijen, Dansatpom Lanud Wiriadinata, serta para personel Crash Team Lanud Wiriadinata, personel Avsec, tenaga medis, dan personel PKP-PK Satpel Bandara Wiriadinata. Seluruh rangkaian Latihan Crash Team Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta diakhiri dengan foto bersama.