Pengunjung Website
Hari Ini: 4
Minggu Ini: 28
Bulan Ini: 148
Tahun Ini: 4,507
img thumbnail

Siaga Hadapi Musim Kemarau, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Mantapkan Kesiapan Melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla

TNI AU. Guna mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Senin, (06/07/2026).

 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., beserta Satu SST Pasukan dari Lanud Sam turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Penanggulangan Karhutla yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Hadir pula Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Kalsel, Dr. (H.C.), H. Supian HK., S.H., M.H., Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., para pajabat Forkopimda Kalsel beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya serta para personel dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait yang tergabung dalam satgas penanggulangan Karhutla.

 

Gubernur Kalsel dalam sambutannya menegaskan bahwa apel ini merupakan langkah antisipatif menjelang datangnya musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga akan meningkatkan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kalsel dengan tujuan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan berada dalam kondisi siaga penuh, serta sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

 

Kehadiran Danlanud Sam pada apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh instansi terkait dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalsel.

 

Pada akhir kegiatan, dilaksanakan simulasi penanganan Karhutla, simulasi tersebut memperagakan langkah penanganan secara terpadu, mulai dari deteksi dini titik api, pengerahan personel, pemadaman awal, koordinasi antar instansi, hingga penanganan lanjutan di lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan unsur satgas dalam menghadapi potensi karhutla secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat semakin siap dan sigap dalam mengantisipasi serta menangani bencana karhutla guna melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan di Provinsi Kalimantan Selatan.