Pengunjung Website
Hari Ini: 20
Minggu Ini: 69
Bulan Ini: 44
Tahun Ini: 5,894
img thumbnail

Sematkan Badge 3.000 Jam Terbang, Danlanud Iswahjudi Apresiasi Pencapaian Letkol Pnb Jaka “Draco” Arastya

TNI AU. Menyematkan bagde 3.000 jam terbang, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., mengapreasiasi pencapaian Danskadron Udara 14 Letkol Pnb Jaka “Draco” Arastya di Shelter Skadron Udara 14 Wing Udara 3.2 Grup 3 Tempur, Madiun. Kamis (27/8/2026).

Disaksikan para pejabat Lanud Iswahjudi, Grup 3 Tempur dan insub, Danlanud Iswahjudi menilai pencapaian tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang diwarnai berbagai pengalaman, tantangan, permasalahan, serta situasi yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Menurutnya, perjuangan, keberanian, keteguhan, integritas, dan kedisiplinan menjadi modal penting yang mengantarkan seorang penerbang hingga mencapai 3.000 jam terbang.

“Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal penting bagi seorang penerbang dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam melakukan adjusment dan mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya. Dengan pengalaman yang semakin matang, lanjutnya, diharapkan memiliki kemampuan mempertimbangkan berbagai aspek secara tepat dan bijak, khususnya ketika dipercaya memimpin suatu misi atau kegiatan sehingga mampu menjadi pemimpin sekaligus panutan bagi personel yang dipimpinnya.

Pencapaian 3.000 jam terbang, menurutnya, membawa tanggung jawab untuk membagikan pengalaman, ilmu, dan lesson learned kepada generasi penerbang berikutnya, sehingga diharapkan para penerbang senior dapat membantu penerbang muda untuk belajar yang tidak hanya diperoleh dari pengalaman sendiri, tetapi juga dari pengalaman para senior, sehingga proses regenerasi dan peningkatan profesionalisme penerbang di lingkungan TNI Angkatan Udara dapat terus berjalan.

“Tidak banyak penerbang dalam suatu negara yang mampu mencapai 3.000 jam terbang, sehingga pencapaian tersebut menjadi aset bagi TNI Angkatan Udara dan negara,” jelasnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh penerbang, sekaligus memperkuat budaya profesional di lingkungan Skadron Udara 14. Keberhasilan atas prestasi ini, tidak terlepas dari dukungan dan kerja keras seluruh personel Skadron Udara 14 sebagai satu kesatuan tim yang solid serta keluarga yang turut mendoakan untuk pencapaian ini.