Pengunjung Website
Hari Ini: 14
Minggu Ini: 110
Bulan Ini: 424
Tahun Ini: 6,274
img thumbnail

Sahli Bid. Airframe Koharmatau Bacakan Amanat Panglima TNI pada Upacara 17-an Bulan April di Koharmatau.

TNI AU. Sahli Bidang Airframe Koharmatau Kolonel Tek Anthon Firmansah, S.T., M.A.P., membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memimpin upacara bendera 17-an bulan April yang dirangkaikan dengan apel pagi di Lapangan Apel Mako Koharmatau, Bandung, Senin (20/04/2026).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi, serta loyalitas yang telah ditunjukkan seluruh personel TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal tersebut dinilai tetap terjaga di tengah dinamika lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang semakin kompleks.

Panglima TNI juga menyoroti sejumlah perkembangan situasi global yang berdampak pada kondisi nasional, termasuk meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah yang berimplikasi pada stabilitas politik dan ekonomi dunia. Selain itu, krisis energi global turut mendorong kebijakan efisiensi anggaran dan energi di lingkungan TNI, termasuk penerapan work from home setiap hari Jumat.

Lebih lanjut, Panglima TNI mengingatkan pentingnya menjaga kesiapan dan kewaspadaan satuan di wilayah masing-masing. Ia juga menyinggung masih adanya pelanggaran hukum yang melibatkan oknum anggota TNI, yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh prajurit dan PNS TNI diminta untuk selalu berhati-hati, taat aturan, serta menjaga kehormatan institusi di manapun bertugas.

Dalam menghadapi derasnya arus informasi, Panglima TNI menekankan agar prajurit dan PNS TNI bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa penyebaran opini, berita bohong, dan provokasi dapat memicu perpecahan, sehingga setiap personel diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi positif serta menjaga nama baik TNI di ruang digital.

Sebagai pedoman ke depan, Panglima TNI menegaskan beberapa hal penting, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika lingkungan strategis. Selain itu, prajurit juga dituntut untuk selalu bertindak hati-hati, taat hukum, serta adaptif dalam menyikapi perkembangan informasi.

Hadir pada kesempatan tersebut, para pejabat Koharmatau, Para Perwira,Bintara, Tamtama dan Aparatur Sipil Negara Koharmatau.

Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh personel Koharmatau dapat terus memperkuat profesionalisme dan integritas, serta menjadi prajurit yang responsif, modern, dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, demi menjaga keutuhan dan kehormatan TNI di tengah perubahan zaman.