TNI AU. Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan di bulan suci Ramadhan, personel Lanud H. AS Hanandjoeddin yang beragama Islam melaksanakan Ibadah Shalat Dhuha dilanjutkan Kajian Fiqih di Masjid Al- Hikmah Lanud H. AS Hanandjoeddin, Rabu (4/3/2026).
Kajian tersebut disampaikan oleh Ustad Zuhriansya, S.H.I., sebagai pemberi materi. Dalam ceramahnya, beliau mengulas secara mendalam tentang syarat sahnya puasa agar ibadah yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Ustad Zuhriansya menjelaskan bahwa terdapat empat syarat sah puasa yang wajib dipahami setiap Muslim. Pertama, beragama Islam. Kedua, berakal atau dalam keadaan sadar dan memiliki kemampuan membedakan baik dan buruk. Ketiga, terbebas dari haid dan nifas bagi perempuan, sehingga puasa dilakukan dalam keadaan suci. Keempat, mengetahui dan meyakini waktu pelaksanaan puasa, yakni dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Melalui kajian ini, para personel diharapkan tidak hanya menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban, tetapi juga memahami dasar hukumnya sehingga mampu meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan.
Kegiatan pembinaan rohani ini menjadi salah satu wujud komitmen satuan dalam membentuk insan TNI Angkatan Udara yang profesional dalam tugas sekaligus kuat dalam keimanan dan ketakwaan.
-1123920-600.webp)


-1123920-1080.webp)
