TNI AU. Usai pelaksanaan apel pagi, Rabu (25/2/2026), personel Lanud Halim Perdanakusuma yang beragama Islam bergegas menuju Masjid Shirathunnur untuk menunaikan salat Dhuha, dilanjutkan dengan Kajian Dhuha Ramadhan yang sarat makna dan refleksi diri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani selama bulan suci Ramadhan. Di tengah dinamika tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan sekaligus menata hati agar senantiasa lurus dalam pengabdian.
Kajian Dhuha Ramadhan kali ini menghadirkan Ustadz H. Edi Chandra yang mengangkat tema “Puasa dan Pengendalian Diri: Antara Nafsu dan Akal.” Dalam tausiyahnya, Ustadz menegaskan bahwa puasa bukan sekadar ibadah menahan lapar dan dahaga, melainkan sebagai sarana melatih kesabaran, kejujuran, dan kemampuan mengendalikan hawa nafsu.
“Dalam diri manusia terdapat nafsu dan akal. Puasa adalah sarana untuk menguatkan akal dan iman agar mampu mengendalikan nafsu,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kemampuan mengendalikan diri sangat relevan dengan kehidupan seorang prajurit. Disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab berawal dari kekuatan hati dan kejernihan akal dalam mengambil keputusan. Dengan pengendalian diri yang baik, setiap tugas dapat dijalankan secara profesional dan penuh keikhlasan.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi, M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter prajurit secara menyeluruh.
“Sebagai prajurit TNI AU, kita tidak hanya dituntut profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat. Melalui puasa dan kajian seperti ini, kita belajar mengendalikan diri, menjaga integritas, serta memperkuat keikhlasan dalam setiap pengabdian,” tegasnya.
Suasana kajian berlangsung khidmat dan penuh perenungan. Para personel mengikuti setiap penyampaian dengan antusias, menjadikan momen Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperteguh komitmen sebagai insan dirgantara yang beriman, disiplin, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan salat Dhuha dan Kajian Ramadhan ini, Lanud Halim Perdanakusuma terus meneguhkan komitmennya dalam membangun prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik dan profesional, tetapi juga kokoh secara spiritual, demi mendukung pelaksanaan tugas pertahanan udara yang optimal.





