Pengunjung Website
Hari Ini: 6
Minggu Ini: 30
Bulan Ini: 123
Tahun Ini: 6,689
img thumbnail

Personel Koopsau Ikuti Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lapangan Grup 1 Angkut

TNI AU. Personel Komando Operasi Udara (Koopsau) mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun  ke-81 Tentara Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Dan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han., di Lapangan Grup 1 Angkut, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (5/10/2026). 

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Dan Grup 1 Angkut, Panglima menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di mana pun berada dan bertugas atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Menurut Panglima TNI, kepercayaan rakyat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga melalui profesionalisme, integritas, dan pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, negara terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan. Penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing agar seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan.

Panglima TNI mengingatkan bahwa dalam menghadapi lingkungan strategis yang terus berubah, TNI dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara.

Menghadapi dinamika tersebut, TNI harus tetap kokoh pada jati dirinya dan jelas dalam arah pengabdiannya. Momentum HUT ke-81 TNI menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menegaskan agar seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) sebagai budaya dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian. 

Profesional diwujudkan melalui penguasaan tugas, peningkatan kompetensi, serta pelaksanaan tugas yang taat hukum dan berintegritas. Responsif ditunjukkan dengan kepekaan terhadap perubahan lingkungan dan kemampuan bertindak cepat, tepat, serta terukur dalam menghadapi setiap ancaman. 

Integratif diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan seluruh komponen bangsa, sementara Modern ditunjukkan melalui penguasaan dan pemanfaatan teknologi serta alutsista secara optimal. Adapun Adaptif diwujudkan dengan terus belajar dari setiap penugasan, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan ancaman dan lingkungan strategis.

Kelima penekanan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik dalam menghadapi tantangan tugas saat ini maupun di masa yang akan datang.

Dengan semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, seluruh jajaran TNI diharapkan terus menjaga kepercayaan rakyat dan menjadikan setiap pengabdian sebagai wujud nyata kesetiaan kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.