Pengunjung Website
Hari Ini: 20
Minggu Ini: 117
Bulan Ini: 237
Tahun Ini: 4,596
img thumbnail

Perkuat Ketahanan Mental Prajurit, Koharmatau Gelar Ceramah Kesehatan Manajemen Stres

TNI AU. Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, sehat, dan tangguh melalui penyelenggaraan Ceramah Kesehatan bertema “Manajemen Stres” bagi seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang menghadirkan Kepala Klinik Psikiatri RS dr. M. Salamun, dr. Putri Ratna Palupi P., Sp.KJ., sebagai narasumber ini berlangsung di Gedung Budiardjo Koharmatau, Bandung, Kamis (9/7/2026).

Dalam sambutan tertulis Komandan Koharmatau Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., yang dibacakan Inspektur Koharmatau Marsma TNI M. Heri Hercules, S.E., M.M., CGCAE., disampaikan bahwa di tengah dinamika kehidupan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks, stres merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, apabila mampu dikelola dengan baik, stres justru dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi, memperkuat ketahanan diri, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pelaksanaan tugas.

Komandan Koharmatau berharap melalui ceramah kesehatan ini seluruh peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai cara mengenali sumber stres, mengelola tekanan secara positif, serta menerapkan pola hidup yang sehat dan seimbang. Menurutnya, kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh sehingga harus menjadi perhatian bersama demi mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas organisasi.

Sementara itu, dalam paparannya, dr. Putri Ratna Palupi P., Sp.KJ., menjelaskan bahwa di balik disiplin, latihan, dan kesiapsiagaan yang tinggi, setiap prajurit maupun ASN menghadapi berbagai tekanan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis apabila tidak dikelola secara tepat. Oleh karena itu, kemampuan mengelola stres merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki agar setiap personel tetap mampu menjalankan tugas secara optimal.

Lebih lanjut, Kepala Klinik Psikiatri RS dr. M. Salamun tersebut menegaskan bahwa mental yang tangguh bukan berarti memendam seluruh tekanan seorang diri. Dukungan rekan kerja, komunikasi yang terbuka, menjaga kebugaran fisik, serta kemampuan mengendalikan emosi merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan psikologis. Menurutnya, kesiapan melaksanakan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan profesionalisme, tetapi juga oleh kesehatan mental yang prima.

Menutup ceramahnya, Kepala Klinik Psikiatri RS dr. M. Salamun, dr. Putri Ratna Palupi P., Sp.KJ., mengajak seluruh prajurit dan ASN Koharmatau untuk tidak ragu mengenali serta mengelola tekanan yang dihadapi dalam kehidupan maupun kedinasan.

"Menjaga kesehatan mental bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kesiapan dan tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan organisasi. Prajurit yang kuat adalah prajurit yang mampu mengendalikan emosi, berpikir jernih dalam setiap situasi, serta berani mencari solusi dan dukungan ketika menghadapi tekanan. Dengan mental yang sehat, kita akan mampu memberikan pengabdian terbaik bagi TNI Angkatan Udara dan bangsa Indonesia," ujarnya.

Ceramah kesehatan ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini, Koharmatau berharap seluruh personel semakin memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari profesionalisme prajurit. Ketahanan psikologis yang kuat diyakini akan menjadi fondasi dalam menjaga kesiapan personel, meningkatkan kinerja organisasi, serta mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pemeliharaan materiel TNI Angkatan Udara secara optimal demi terwujudnya TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).(Penkoharmatau)