Pengunjung Website
Hari Ini: 9
Minggu Ini: 81
Bulan Ini: 33
Tahun Ini: 2,208
img thumbnail

Penuh Ketegasan dan Ketelitian, Letkol Pnb Yudisthira Pimpin Sidang Pantukhirda

TNI AU. Suasana penuh ketegangan dan harapan menyelimuti Ruangan Suryadharma 1 Lanud Sugiri Sukani saat Komandan Lanud SKI Letkol Pnb Yudisthira memimpin Sidang Pantukhir Daerah (Pantukhirda) Tamtama Gel 1 Angkatan 92 Tahun 2026. Sejumlah 10 calon siswa (Casis) mengikuti tahapan penentuan akhir ini di bawah pengawasan ketat para tim seleksi, Kamis (2/4/2026).


Pantukhirda bukan sekadar tahapan seleksi, melainkan gerbang terakhir di tingkat daerah yang menentukan masa depan para pemuda untuk melangkah menuju pengabdian sebagai prajurit TNI Angkatan Udara. Di ruangan tersebut, setiap penilaian menjadi penentu, dan setiap keputusan adalah hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan.


Dengan penuh ketegasan dan ketelitian, Letkol Pnb Yudisthira memeriksa langsung satu per satu Casis. Tidak ada celah bagi kelalaian, tidak ada ruang bagi kompromi. Seluruh aspek penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi hingga psikologi, ditelaah secara mendalam demi memastikan hanya yang benar-benar layak yang dapat melangkah lebih jauh.


Bagi para Casis yang dinyatakan memenuhi syarat, akan diberangkatkan menuju Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, untuk menghadapi seleksi tingkat pusat, bersaing dengan putra-putra terbaik dari seluruh penjuru Indonesia dalam kompetisi yang jauh lebih ketat.


Danlanud SKI, Letkol Pnb Yudisthira selaku Ketua Sidang Pantukhir tingkat daerah, menegaskan keseriusan terhadap integritas tanpa kompromi. Saya akan meluluskan kalian semua apabila benar-benar memenuhi syarat. Namun apabila tidak memenuhi syarat tidak akan saya berangkatkan siapapun itu, tegasnya.


Kesempatan itu pula Kadispers Lanud SKI Kapten Adm Anton Wimbadi selaku Wakil Panda Lanud SKI memberikan support dan motifasi kepada seluruh Casis, agar kalian semua mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sejak awal. Persiapkan semuanya dari awal agar setiap tahapan seleksi dapat berjalan maksimal dan memenuhi syarat. Yang tidak kalah penting, mohon doa restu dari kedua orang tua serta berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran. Menjadi prajurit TNI Angkatan Udara bukan hanya tentang kemampuan, tetapi juga tentang kejujuran, integritas, serta kesiapan, ucapnya.