Pengunjung Website
Hari Ini: 2
Minggu Ini: 98
Bulan Ini: 436
Tahun Ini: 4,072
img thumbnail

Pendidikan Standarisasi PSDP Khusus Penerbang Masuk Tahap Penjurusan

TNI AU. Komandan Pusdik Kodiklatau Marsekal Pertama TNI Sapuan, S. Sos., M.M., CHRMP.memimpin Sidang Penentuan Siswa Terbaik dan Penempatan Lulusan Pendidikan Standardisasi PSDP Khusus Penerbang Tahun Anggaran 2026 secara daring, Bandung. Kamis (18/626)

Para siswa bersumber dari flying school berbagai tempat siswa sudah memiliki PPL (Private Pilot License), CPL (Commercial Pilot License) dan IR (Instrument Rating) untuk mendukung TNI AU diantaranya Angkasa Aviation Academy, PPI, CURUG API Banyuwangi, BIFA

Pendidikan Standardisasi PSDP Khusus Penerbang dilaksanakan selama 3 bulan 2 hari dengan tahapan Pendidikan meliputi Bina Kelas tahap 1 Bina Kelas dari tanggal 30 Maret s.d 24 April 2026 dan tahap 2 Pararel 27 April s.d 19 Mei 2026 serta Bina Terbang dengan menggunakan pesawat latih dasar Grob-120 TPA mulai tanggal 24 April s.d 10 Juni 2026, rencana 220 Sorties/ 308.00 jam terlasana 220 Sorties/ 308:10 jam

Sidang ini menjadi tahapan penting untuk mengevaluasi hasil pendidikan sekaligus menentukan penempatan siswa sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Danpusdik menegaskan bahwa seluruh keputusan harus dilaksanakan secara objektif, transparan, profesional, dan bertanggung jawab guna menghasilkan penerbang yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dalam arahannya, Danpusdik menyampaikan bahwa penetapan siswa terbaik tidak hanya berdasarkan prestasi akademik dan keterampilan terbang, tetapi juga integritas, disiplin, kepemimpinan, semangat juang, dedikasi, loyalitas, serta karakter yang mencerminkan jati diri calon penerbang militer TNI. Penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk mengukur kapasitas, profesionalisme, dan potensi peserta didik.

Selain itu, penempatan lulusan dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, potensi, dan karakteristik masing-masing personel agar mampu memberikan kontribusi optimal bagi satuan. Melalui proses yang objektif dan akuntabel, penempatan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia TNI secara berkelanjutan.

Kegiatan tersesebut di hadiri diantaranya Dirdik kodiklatau, Kalakespra dr. Saryanto, Kapuskesau atau yang mewakili, Kadisopslatau atau yang mewakili, Kadisdikau atau yang mewakili, Kadisminpersau atau yang mewakili, Kadispsiau atau yang mewakili,