Pengunjung Website
Hari Ini: 8
Minggu Ini: 105
Bulan Ini: 300
Tahun Ini: 1,048
img thumbnail

Pendidikan Paradasar A-209 Bentuk Mental dan Keberanian Calon Air Crew TNI AU

TNI AU. Kabid Opsdik Pusdik Kodiklatau Kolonel Pnb Budi Ramelan, S.E., mewakili Komandan Pusat Pendidikan Kodiklatau secara resmi membuka Pendidikan Para Dasar (Paradasar) Angkatan ke-209 bagi Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Siswa PSDP Tahun Anggaran 2026 di Wing Pendidikan 800/Pasgat. Upacara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, menandai dimulainya fase pembentukan kemampuan dasar terjun payung bagi calon air crew TNI Angkatan Udara.

“Selamat datang di Wing Pendidikan 800/Pasgat, tempat kalian akan ditempa, diuji, dan dibentuk melalui Pendidikan Paradasar. Pendidikan ini bukan hanya latihan fisik, tetapi ujian mental, karakter, keberanian, dan kedisiplinan yang akan membentuk kalian sebagai prajurit udara,” tegasnya.

Lebih lanjut bahwa pendidikan paradasar mengajarkan makna kepercayaan—kepada diri sendiri, pelatih, rekan satu tim, serta kepada prosedur. Menurutnya, kekuatan prajurit tidak semata-mata terletak pada fisik, tetapi pada mental yang kokoh dan disiplin yang teguh.

“Kekuatan seorang prajurit tidak hanya diukur dari fisik yang kuat, tetapi dari mental yang kokoh, disiplin yang teguh, serta sikap pantang menyerah,” 

Kemampuan terjun payung merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh air crew TNI Angkatan Udara. Oleh karena itu, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan latihan. “Tidak ada ruang untuk ceroboh, tidak ada ruang untuk menyombongkan diri, dan tidak ada ruang untuk mengabaikan prosedur. Keselamatan dan ketaatan adalah yang utama,” ujarnya.

Kabidopsdik juga mengingatkan seluruh Taruna AAU dan siswa PSDP agar benar-benar memahami setiap materi yang diberikan instruktur. Kepatuhan terhadap prosedur dan instruksi pelatih menjadi faktor penentu keselamatan, terutama saat berada di pintu pesawat sebelum penerjunan. “Saat kalian berada di ketinggian, angin menerpa wajah dan jantung berdebar, yang menyelamatkan kalian adalah ilmu pengetahuan, disiplin, dan kepatuhan terhadap prosedur, pada saat itulah karakter prajurit diuji,” katanya.

Menutup amanatnya, pendidikan Paradasar A-209 akan berlangsung melalui rangkaian pembinaan fisik, latihan darat, simulasi, hingga penerjunan, guna membentuk kesiapan dasar keselamatan dan profesionalisme calon penerbang serta awak pesawat TNI Angkatan Udara.