Pengunjung Website
Hari Ini: 1
Minggu Ini: 73
Bulan Ini: 362
Tahun Ini: 4,721
img thumbnail

Pemeriksaan Kesehatan Personel Korpasgat Purnatugas SATGAS PAMTAS RI–PNG Kewilayahan Papua Tahun 2026

TNI AU. Tim Kesehatan Korpasgat melaksanakan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) terhadap 427 personel Korpasgat purnatugas Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Kewilayahan Papua Tahun 2026 di Pelabuhan IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (07/07/2026).

                                            

Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel pascapenugasan guna memastikan kondisi kesehatan prajurit setelah melaksanakan tugas operasi sebelum kembali ke satuan masing-masing. Personel Korpasgat tiba di Jakarta menggunakan KRI Teluk Bintuni-520 yang menempuh rute pelayaran Timika–Merauke–Ambon–Makassar–Surabaya–Jakarta–Pontianak–Medan.

 

Kedatangan personel purnatugas disambut oleh Komandan Brigade Parako 1 Pasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange, S.E., M.M., Kepala Kesehatan Korpasgat Kolonel Kes dr. Whiko Irwan Destanto, Sp.B., Asisten Perencanaan (Asren) Divisi Parako Pasgat, Asisten Teritorial (Aster) Divisi Parako Pasgat, serta para Komandan Satuan jajaran Brigade Parako 1 Pasgat.

 

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, skrining malaria, dan pemeriksaan HIV sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan kesehatan yang dialami personel setelah melaksanakan penugasan di daerah operasi. Melalui pemeriksaan tersebut, Tim Kesehatan Korpasgat memastikan setiap prajurit berada dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan perjalanan menuju satuan masing-masing.

 

Kepala Kesehatan Korpasgat, Kolonel Kes dr. Whiko Irwan Destanto, Sp.B., menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting dalam pembinaan personel pascapenugasan guna memastikan setiap prajurit kembali dalam kondisi kesehatan yang optimal.

 

"Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan personel setelah melaksanakan penugasan di daerah operasi. Melalui pemeriksaan kesehatan umum, skrining malaria, dan pemeriksaan HIV, diharapkan kondisi kesehatan setiap prajurit dapat terpantau secara menyeluruh sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera dilakukan penanganan yang diperlukan," ujar Kakes Korpasgat.

 

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan selesai dilaksanakan, personel Korpasgat kembali melanjutkan pelayaran menggunakan KRI Teluk Bintuni-520 menuju Pontianak sebagai etape berikutnya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Medan dan kembali ke satuan masing-masing sesuai rute yang telah ditetapkan.penkorpasgat