TNI AU. Dalam upaya mencegah potensi bahaya Foreign Object Damage (FOD) yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan, personel Lanud Sjamsudin Noor melaksanakan kegiatan korve KOBA (Kerusakan Oleh Benda Asing) secara bersama-sama di area Apron Lanud Sjamsudin Noor. Selasa, (21/07/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyisir seluruh area apron agar tidak terdapat benda asing yang membahayakan operasional pesawat. Benda-benda seperti batu kecil, serpihan logam, plastik maupun material berbahaya lainnya dapat menjadi ancaman serius jika terhisap ke dalam mesin pesawat atau mengganggu pergerakan pesawat di area apron.
Korve KOBA merupakan salah satu langkah preventif dalam meningkatkan keselamatan penerbangan dan kerja (Lambangja) serta mendukung kelancaran operasi penerbangan. Kebersihan area apron menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan karena berpengaruh langsung terhadap keamanan dan keselamatan setiap aktivitas penerbangan di Lanud Sjamsudin Noor.
Kegiatan ini dipimpin dan diawasi langsung oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., serta diikuti oleh seluruh personel Lanud Sjamsudin Noor. Dengan penuh ketelitian, seluruh personel bergerak menyisir area apron dan mengumpulkan setiap benda asing yang ditemukan agar area operasi penerbangan tetap berada dalam kondisi aman dan siap digunakan.
Melalui kegiatan korve KOBA, seluruh personel diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan terbang dan kerja serta menjaga kebersihan lingkungan operasi penerbangan. Langkah sederhana seperti memastikan area apron bebas dari benda asing menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko FOD, sehingga tercipta budaya safety yang kuat, profesional, dan berkelanjutan, serta memastikan area operasional penerbangan tetap aman, bersih dan siap mendukung kelancaran tugas-tugas TNI Angkatan Udara maupun penerbangan sipil, guna mewujudkan kondisi zero accident serta mendukung kelancaran dan keberhasilan setiap operasi penerbangan dan kegiatan kerja di Lanud Sjamsudin Noor.






