Pengunjung Website
Hari Ini: 22
Minggu Ini: 22
Bulan Ini: 697
Tahun Ini: 4,333
img thumbnail

Pangkoopsau Tutup Latihan Cakra A Kosek I TA 2026, Tekankan Kesiapan Hadapi Ancaman Udara Modern

TNI AU. Pangkoopsau - Latihan Cakra A TA 2026 telah menjadi sarana yang efektif untuk menguji kemampuan komando dan kendali, kesiapan operasional unsur pertahanan udara, serta penerapan taktik, teknik, dan prosedur dalam menghadapi ancaman udara.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., saat menutup Latihan Cakra A Kosek I Tahun Anggaran 2026 secara daring dari Seskoau, Lembang, pada Kamis (25/6/2026).

"Latihan yang telah dilaksanakan ini  akan memberikan berbagai masukan dan evaluasi yang bermanfaat bagi penyempurnaan sistem, prosedur, dan doktrin pertahanan udara di masa mendatang," ujarnya.

Menurut Pangkoopsau hal tersebut didasari oleh perkembangan teknologi pertahanan yang semakin pesat, mulai dari pesawat generasi terbaru, pesawat tanpa awak, rudal jelajah, peperangan elektronik hingga ancaman siber, menuntut seluruh jajaran TNI Angkatan Udara untuk terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan dinamika lingkungan strategis.

"Berbagai program modernisasi alutsista yang sedang dan akan dilaksanakan hendaknya dimaknai sebagai peluang sekaligus tantangan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Alutsista yang modern harus didukung oleh personel yang profesional, memiliki kemampuan berpikir kritis, menguasai teknologi, serta mampu bekerja secara terpadu dalam suatu sistem pertahanan udara yang terintegrasi.

Sejalan dengan program modernisasi alutsista yang sedang berlangsung, Pangkoopsau berharap modernisasi tersebut dijadikan sebagai tantangan untuk meningkatkan sumber daya manusia. "Alutsista yang modern harus didukung oleh personel yang profesional, memiliki kemampuan berpikir kritis, menguasai teknologi, serta mampu bekerja secara terpadu dalam suatu sistem pertahanan udara yang terintegrasi," harapnya.

Lebih lanjut, Pangkoopsau berharap seluruh hasil, pengalaman, serta temuan selama pelaksanaan latihan dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti sebagai bahan penyempurnaan guna meningkatkan kemampuan pertahanan udara yang andal, responsif, dan adaptif. 

"Saya berharap kepada seluruh personel untuk terus memelihara kemampuan yang telah diperoleh, meningkatkan disiplin, serta mengedepankan budaya keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas", harapnya.