Pengunjung Website
Hari Ini: 18
Minggu Ini: 18
Bulan Ini: 213
Tahun Ini: 961
img thumbnail

Maknai Keutamaan Bulan Sya’ban, Danlanud RSN Ajak Personel Tingkatkan Kualitas Ibadah

TNI AU. Pekanbaru. Bertempat di Masjid Amrullah Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (4/2/2026), Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., bersama segenap personel yang beragama Islam melaksanakan ibadah Shalat Sunnah Dhuha yang dilanjutkan dengan kajian keagamaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan rohani dan mental personel guna memperkuat keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

Kajian keagamaan disampaikan oleh Ustadz Ir. H. Muhammadun, M.Si., yang mengangkat tema tentang keutamaan Bulan Sya’ban. Dalam tausiahnya, Ustadz menjelaskan bahwa Bulan Sya’ban memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat penting dalam Islam. Salah satunya adalah peristiwa pemindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis di Yerusalem menuju Ka’bah di Makkah sebagai bentuk ketaatan penuh umat Islam kepada perintah Allah SWT.

Lebih lanjut, Ustadz Muhammadun menjelaskan bahwa Bulan Sya’ban juga dikenal sebagai bulan shalawat, sebagaimana Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, umat Islam diperintahkan untuk memperbanyak shalawat sebagai wujud rasa syukur, yang manfaatnya kembali kepada diri sendiri. “Rasulullah SAW bersabda, sungguh merugi seseorang yang ketika namaku disebutkan namun tidak bershalawat,” tuturnya dalam kajian tersebut.

Selain itu, Bulan Sya’ban merupakan waktu di mana amal perbuatan manusia dilaporkan kepada Allah SWT. Hal inilah yang menjadikan Nabi Muhammad SAW senang memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini. Sya’ban juga dipahami sebagai bulan persiapan menyambut Ramadhan, baik secara fisik dengan menjaga kesehatan, maupun secara mental dan spiritual melalui peningkatan ibadah, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabat sejak enam bulan sebelum Ramadhan tiba.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin dalam keterangannya menyampaikan, bahwa momentum Bulan Sya’ban hendaknya dimanfaatkan oleh seluruh personel untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah. “Melalui kajian ini, saya mengajak seluruh personel untuk menjadikan Bulan Sya’ban sebagai sarana persiapan diri menyambut Ramadhan dengan memperbanyak amal saleh, puasa sunnah, shalawat, sedekah, serta taubat, sehingga kita memasuki Ramadhan dalam kondisi yang lebih siap dan lebih tawaduk,” ungkap Danlanud.