Pengunjung Website
Hari Ini: 2
Minggu Ini: 123
Bulan Ini: 292
Tahun Ini: 3,928
img thumbnail

Makam LMU II C Willem Resmi Dipindahkan ke TMP Sanaman Lampang Palangkaraya

TNI AU.       Bertempat di TMP Sanaman Lampang, telah dilaksanakan pemakaman secara militer pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk mempertahankan kemerdekan Republik Indonesia yaitu Letnan Muda Udara Dua Cornelius Willem, di Palangkaraya, Kalteng, Senin (10/11/2025)

Bertindak selaku Inspektur Upacara pemakaman  yaitu Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Bapak H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M. Upacara Pemakaman dihadiri pejabat Forkopimda Prov Kalimantan Tengah, Dandivisi Arhanud Korpasgat beserta jajaran,  dan Aspers Kas Kodau I 

Almarhum LMU II C. Willem merupakan salah satu pejuang yang berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau pasukan payung dalam operasi penerjunan pertama Republik Indonesia, yang bertujuan mendirikan stasiun pemancar radio untuk menghubungkan Pulau Kalimantan dengan ibu kota negara Republik Indonesia saat itu di Yogyakarta.  Misi ini sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa eksistensi Republik Indonesia tetap tegak berdiri.

Pada 25 Juli 1947, Gubernur Kalimantan Ir. Pangeran Mohamad Noor mengirimkan surat kepada Kepala Staf Angkatan Udara Komodor Udara S. Suryadarma, berisi permintaan bantuan untuk perjuangan rakyat Kalimantan dengan menerjunkan 13 tentara payung yang merupakan putra daerah. Penerjunan tersebut dilaksanakan pada 17 Oktober 1947.

Saat itu, jalur udara menjadi satu-satunya jalur yang dapat ditembus karena jalur laut telah diblokade oleh Belanda. Tanggal 17 Oktober kemudian dikenang sebagai Hari Lahir Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), pasukan elite TNI Angkatan Udara.

”Almarhum adalah sosok pejuang  yang  telah rela mengorbankan jiwa raga demi bangsa dan negara. Semanagat dan perjuangannya patut  menjadi suri tauladan, Upacara pemakaman militer ini menjadi momen bersejarah, Karena jenazah almarhum sebelumnya  dari Tempat Pemakaman Umum GKE Kristen Barimba Kapuas  ke Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang Palangkaraya bersama dengan rekan-rekan seperjuanganny,“ ungkap Inspektur Upacara 

“Suatu kebanggaan  dan kehormatan  bagi TNI Angkatan Udara, perjuangan almarhum merupakan cikal bakal lahirnya pasukan elite TNI AU Korpasgat. Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) sebagai Kotama menyambut positif inisasi Lanud Iskandar untuk pemindahan makam dari TPU Kristen GKE Barimba, Kuala Kapuas, ke Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya. Hal tersebut mendapat dukungan dari Pemprov Kalteng dan persetujuan pihak keluarga.” Ucap Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han.

Perjuangan almarhum tidak terbantahkan dengan pengakuan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia dengan dianugerahkannya  Surat Tanda Penghargaan pada Agresi Militer I dan II, Piagam Lencana  Parasutis, dan  Piagam Penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Udara.