TNI AU. Tasikmalaya. Lanud Wiriadinata menggelar Upacara Bendera 17-an bulan April di Lapangan Jupiter Lanud Wiriadinata Kota Tasikmalaya. Upacara diikuti oleh seluruh personel Lanud Wiriadinata baik Perwira, Bintar, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Wiriadinata Mayor Lek Wahyu Rinaldi Nasution, S.T., mewakili Komandan Lanud Wiriadinata, Letkol Pnb Al Izar Inosanto, M.Han. Senin (20-4-2026).
Amanat Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan oleh Kadisops Lanud Wiriadinata, mengucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H disertai permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI. Dalam suasana penuh berkah ini, disampaikan pula apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan semangat seluruh personel TNI dalam menjalankan tugas di tengah dinamika lingkungan strategis yang kompleks.
Panglima menyoroti perkembangan situasi global, termasuk konflik internasional yang berdampak pada kondisi politik dan ekonomi, serta pengorbanan prajurit TNI dalam tugas perdamaian. Selain itu, krisis energi global menuntut efisiensi anggaran dan penyesuaian pola kerja, tanpa mengurangi kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh satuan dalam menjalankan tugas.
Disampaikan pula keprihatinan terhadap pelanggaran hukum yang masih melibatkan oknum anggota TNI, yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel diingatkan untuk selalu berhati-hati, taat hukum, dan menjaga kehormatan institusi di mana pun berada.
Dalam menghadapi derasnya arus informasi, Panglima menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial. Prajurit dan PNS TNI diminta untuk tidak mudah terpengaruh hoaks dan provokasi, serta berperan aktif menjaga citra positif TNI dengan menyampaikan hal-hal yang membangun dan merespons isu secara santun.
Sebagai pedoman ke depan, Panglima menegaskan lima hal utama: meningkatkan keimanan dan ketakwaaan serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, memahami dinamika lingkungan strategis, bertindak hati-hati dan taat hukum, bijak dalam menyikapi informasi, serta terus menjadi prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Amanat ditutup dengan harapan agar seluruh personel senantiasa mendapat bimbingan Tuhan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.





