Pengunjung Website
Hari Ini: 10
Minggu Ini: 59
Bulan Ini: 34
Tahun Ini: 5,884
img thumbnail

Lanud Sulaiman Gelar Latihan Crash Team, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat Penerbangan

TNI AU. LANUD SLM. Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat penerbangan, Lanud Sulaiman menggelar latihan crash team di depan Hanggar FASI Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, Selasa (1/9/2026).

 Latihan tersebut menggunakan skenario pesawat PKS-XX dengan rute Lanud Suryadarma menuju Lanud Sulaiman yang sedang melaksanakan misi home flight. Saat memasuki area Lanud Sulaiman, kapten pilot melaporkan kepada Petugas Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) Lanud Sulaiman bahwa pesawat mengalami gangguan mesin yang mengakibatkan kerusakan pada mesin sebelah kanan.

 Menerima laporan tersebut, Petugas PLLU segera meneruskan informasi kepada Kasi Baseops. Selanjutnya, Kasi Baseops melaporkan kondisi tersebut kepada Kadisops Lanud Sulaiman untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.

Kadisops kemudian melaporkan situasi kepada Komandan Lanud Sulaiman. Atas laporan tersebut, Komandan Lanud Sulaiman memerintahkan seluruh unsur terkait untuk segera bersiaga dan melaksanakan penanganan sesuai prosedur tetap (protap) crash team dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadinya kecelakaan pesawat.

 Menindaklanjuti perintah tersebut, Kadisops Lanud Sulaiman mengerahkan sejumlah unsur terkait, di antaranya Dansatpom, Kaintel, Dansathanlan, Kasi Opslat, Kasi Baseops, Karumkit, Kasi Sarban, dan Kasi Lambangja. Masing-masing unsur melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan prosedur penanganan kondisi darurat penerbangan.

 Kadisops Lanud Sulaiman Kolonel Lek Marchal Ambron Lasut, S.T., menjelaskan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan sekaligus meningkatkan koordinasi antarunsur crash team dalam menghadapi kondisi darurat penerbangan.

“Latihan ini penting untuk memastikan seluruh unsur crash team memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan sesuai prosedur. Dalam pelaksanaannya, faktor keselamatan atau safety tetap menjadi prioritas utama,” ujar Kadisops.

 Latihan berlangsung dengan lancar dan seluruh tahapan skenario dapat dilaksanakan sesuai rencana. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi setiap unsur guna meningkatkan koordinasi, profesionalisme, dan kesiapsiagaan Lanud Sulaiman dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat penerbangan.