Pengunjung Website
Hari Ini: 4
Minggu Ini: 76
Bulan Ini: 513
Tahun Ini: 7,079
img thumbnail

Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Upacara Bendera Bulanan, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Operasional

TNI AU. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.Maritime Pol., M.MOAS, memimpin Upacara Bendera Bulanan yang diikuti personel Lanud Roesmin Nurjadin dan satuan insub di Apron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danlanud Roesmin Nurjadin bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Amanat tersebut menekankan pentingnya memperkuat profesionalisme prajurit, meningkatkan kesiapan operasional, serta menghadapi tantangan peperangan modern yang semakin kompleks.

Panglima TNI menyampaikan bahwa tanggung jawab TNI tidak hanya terbatas pada menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mencakup penguatan ketahanan wilayah, termasuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional.

Perkembangan teknologi pertahanan, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), sistem persenjataan nirawak atau drone, peperangan elektronika, serta sistem komando berbasis teknologi, telah mengubah karakter peperangan modern. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, menguasai perkembangan teknologi, serta memperkuat soliditas dan sinergi antarmatra TNI.

Panglima TNI juga menegaskan pentingnya membangun ketahanan wilayah bersama rakyat serta mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas nasional agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.

Terkait modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), Panglima TNI menekankan bahwa pengadaan teknologi pertahanan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, daya tempur, daya tangkal, dan kesiapan operasional satuan. Modernisasi tidak sekadar menghadirkan peralatan baru, tetapi juga harus meningkatkan kemampuan TNI dalam menghadapi berbagai ancaman.

Selain kesiapan operasional, Panglima TNI memberikan penekanan terhadap pentingnya disiplin dan integritas prajurit. Seluruh personel diingatkan agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, perjudian dan judi daring, penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, penyalahgunaan kewenangan, serta aktivitas ilegal lainnya.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengucapan Sapta Marga, pembacaan Panca Prasetya Korpri, serta menyanyikan Mars TNI Angkatan Udara “Swa Bhuwana Paksa”. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa.

Melalui pelaksanaan upacara bendera bulanan ini, diharapkan seluruh personel Lanud Roesmin Nurjadin semakin memperkuat disiplin, integritas, profesionalisme, dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.