Pengunjung Website
Hari Ini: 5
Minggu Ini: 126
Bulan Ini: 126
Tahun Ini: 3,762
img thumbnail

Lanud Anang Busra Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia

TNI AU. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Anang Busra menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mako Lanud Anang Busra, Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh personel Lanud Anang Busra, mulai dari Perwira, Bintara, hingga Tamtama, Tarakan, Senin (1/6/2026).

Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) bertindak selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Danlanud membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 merupakan momentum refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang dimiliki Indonesia. Keberagaman tersebut telah terbukti menjadi kekuatan yang mampu menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

Selain menjadi landasan kehidupan nasional, nilai-nilai Pancasila juga memiliki relevansi dalam menjawab berbagai tantangan global. Indonesia, sebagai bagian dari masyarakat dunia, memiliki tanggung jawab untuk turut mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, antara lain melalui partisipasi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), upaya mediasi berbagai konflik internasional, serta komitmen dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas.

Lebih lanjut, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah pusat maupun daerah juga diharapkan memastikan setiap kebijakan yang diambil berlandaskan nilai keadilan sosial, menjamin perlindungan hak seluruh rakyat, serta menolak segala bentuk intoleransi, ekstremisme, dan radikalisme.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, diharapkan semangat persatuan, gotong royong, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila semakin kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.