Pengunjung Website
Hari Ini: 12
Minggu Ini: 12
Bulan Ini: 342
Tahun Ini: 599,790
img thumbnail

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Banda Aceh

TNI AU.     Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Nav Sudaryanto, S.M, bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20 D.I Lanud SIM, Ny. Ica Sudaryanto, serta jajaran Forkopimda Aceh, mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tahun 2025 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin (10/11/2025).

Upacara berlangsung khidmat yang diikuti TNI Polri, Siswa Siswi SMP dan SMA Kota Banda Aceh mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”

Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., Mensos mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk menundukkan kepala dengan penuh hormat mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ujar Mensos dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan. Terdapat tiga teladan utama yang patut diwarisi dari semangat perjuangan mereka, yakni kesabaran dalam menghadapi ujian, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan demi masa depan Indonesia.

Semangat tersebut, lanjut Mensos, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bungong jaroe kepada keluarga pahlawan Aceh, veteran, dan pensiunan militer yang telah berjasa bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Acara kemudian berlanjut dengan temu ramah Forkopimda Aceh bersama para tamu undangan di Anjongan Mon Mata Gubernur Aceh