TNI AU. Lanud Jenderal Besar Soedirman menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pengurangan sampah melalui inovasi ramah lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Panican, Kabupaten Purbalingga, dalam pengelolaan sampah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud J.B. Soedirman menjadi pupuk kompos dan energi alternatif berupa solar. Selasa (02/12/2025).
Komandan Lanud J.B. Soedirman Letkol Pnb Tatag Onne Setiawan, S.I.P., M. Han., menyampaikan bahwa inovasi ini bukan hanya bertujuan mengurangi limbah, namun juga untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung konsep zero waste sekaligus memperkuat kerja sama antara Lanud J.B. Soedirman dan pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas lingkungan. Melalui metode pengolahan sampah terintegrasi, sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sementara sampah non organik diproses menjadi cairan berupa solar yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan tertentu," ungkap Danlanud.
Lebih lanjut, Komandan Lanud J.B. Soedirman menyampaikan, program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Lanud J.B. Soedirman dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat. Dengan pengolahan sampah yang tepat, kita tidak hanya mengurangi pencemaran, namun juga menciptakan pupuk kompos dan sumber energi alternatif yang bermanfaat.



