Pengunjung Website
Hari Ini: 5
Minggu Ini: 5
Bulan Ini: 386
Tahun Ini: 5,495
img thumbnail

“Kokohkan Disiplin dan Adaptasi di Era Dinamika Global, Panglima Tegaskan Komitmen Profesionalisme TNI dalam Upacara 17-an”

TNI AU. Dalam momentum yang sarat makna di tengah dinamika global yang kian kompleks, Kepala Penerangan Koharmatau Kolonel Sus Rifaid, S.Sos., mewakili Wakil Komandan Koharmatau menghadiri Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Upacara Wing Pendidikan 300/Teknik, Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Senin (20/04/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan prajurit dan PNS TNI Koharmatau dan prajurit TNI AU  Bakorda Bandung wilayah Barat sebagai wujud pembinaan tradisi, penguatan disiplin, serta pemantapan jiwa korsa di lingkungan TNI.

Upacara berlangsung dengan khidmat, dipimpin oleh Komandan Wingdik 300/Tek Kolonel Tek Dadang Hendrayana, M.Si., selaku inspektur upacara yang membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Momen ini menjadi sarana strategis dalam menyampaikan arah kebijakan pimpinan TNI sekaligus memperkuat soliditas seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Mengawali amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI. Ucapan “Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin” tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga refleksi spiritual yang memperkuat nilai kebersamaan serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam konteks situasi global yang saat ini menjadi perhatian dunia, Panglima TNI menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perkembangan lingkungan strategis, termasuk konflik internasional dan dampak krisis energi global. Kondisi tersebut menuntut seluruh prajurit untuk senantiasa adaptif, profesional, serta mampu menjaga stabilitas nasional melalui kesiapan operasional yang optimal.

Lebih lanjut, Panglima TNI mengapresiasi dedikasi dan loyalitas seluruh personel TNI yang tetap menjalankan tugas secara optimal di tengah berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa perubahan pola kerja, termasuk penerapan fleksibilitas dalam pelaksanaan tugas, harus disikapi dengan tanggung jawab tinggi tanpa mengurangi kualitas kinerja dan kesiapan satuan.

Penekanan juga diberikan pada pentingnya disiplin hukum dan etika prajurit dalam kehidupan sehari-hari. Setiap anggota TNI diingatkan untuk menjunjung tinggi aturan, menjaga kehormatan institusi, serta bijak dalam bermedia sosial guna menghindari penyebaran informasi yang dapat merugikan persatuan dan citra TNI di mata publik.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menegaskan lima pedoman utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh prajurit dan PNS TNI, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memahami dinamika lingkungan strategis, menjunjung tinggi hukum, bijak dalam menyikapi informasi, serta terus membangun kinerja yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga eksistensi serta kepercayaan masyarakat terhadap TNI di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.