Pengunjung Website
Hari Ini: 2
Minggu Ini: 98
Bulan Ini: 146
Tahun Ini: 5,255
img thumbnail

Kasau Tinjau Latihan MOT 2025 di Lanud Iswahjudi, Depohar 80 Teguhkan Peran Strategis dalam Kesiapan Tempur Udara

TNI AU. Magetan – Depohar 80.    Komandan Depo Pemeliharaan 80 (Depohar 80) Kolonel Tek Jarot Sudarwanto, S.E., M.M., turut serta dalam penyambutan kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., beserta rombongan di Lanud Iswahjudi, Selasa (04/11/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka pengarahan pada kegiatan Latihan Mission Oriented Training (MOT) 2025 yang tengah berlangsung. Latihan MOT ini menjadi salah satu agenda penting yang melibatkan satuan-satuan pelaksana TNI AU untuk memperkuat sinergi dan kemampuan tempur udara di medan operasi terpadu.

Latihan MOT 2025 mengusung tema besar “Satuan-satuan Pelaksana TNI AU Melaksanakan Misi Udara Terpadu di Mandala Operasi dalam Rangka Mendukung Tugas Kogasudgab Merebut Dominasi Udara, Menghancurkan Sasaran Terpilih, dan Memberikan Dukungan Udara”. Dengan pelaksanaan latihan hingga 7 November 2025, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menguji kesiapan personel, alutsista, dan sistem komando kendali dalam skenario operasi udara terpadu.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Tek Jarot Sudarwanto selaku Komandan Depohar 80 menyampaikan bahwa latihan ini tidak hanya melibatkan latihan tempur semata, namun juga merupakan uji kesiapan satuan pemeliharaan dalam memastikan dukungan teknis terhadap kesiapan alutsista TNI AU. “Depohar 80 siap memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung keberhasilan operasi udara yang menjadi inti dari latihan MOT ini,” ujarnya.

Selanjutnya, seluruh peserta latihan mengikuti pengarahan langsung dari Kasau yang digelar di Gedung ACMI Lanud Iswahjudi. Dalam sambutannya, Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyampaikan bahwa latihan MOT merupakan agenda strategis yang bertujuan meningkatkan kesiapan operasional TNI AU secara komprehensif. “Latihan ini tidak hanya mengasah kemampuan tempur, tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi antar satuan dalam konteks operasi udara terpadu,” tegas Kasau.

Kasau menambahkan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh satuan tempur, melainkan juga oleh peran penting dari satuan pemeliharaan dan pelayanan, termasuk dukungan teknis yang diberikan oleh Depohar 80 dan satuan lainnya. Oleh karena itu, kesiapan logistik, pemeliharaan, serta kesiapan personel menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses latihan.

Di sela kegiatan, Kasau beserta rombongan juga melaksanakan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi 001 Lanud Iswahjudi. Peninjauan ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan TNI AU terhadap kesejahteraan prajurit, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang berpengaruh langsung pada kesiapan fisik dan mental personel.

Dengan semangat kolaboratif dan profesional, latihan MOT 2025 diharapkan mampu menghasilkan peningkatan kualitas kesiapan TNI AU dalam menghadapi tuntutan tugas di masa depan. Depohar 80 sebagai salah satu unsur pendukung utama turut menunjukkan komitmennya dalam menjaga keunggulan operasional alutsista udara Indonesia.

(Penkoharmatau).