Pengunjung Website
Hari Ini: 14
Minggu Ini: 87
Bulan Ini: 451
Tahun Ini: 1,199
img thumbnail

Kasau: Kekuatan Udara Hadir Nyata, Respons Cepat Jadi Standar Profesionalisme TNI AU

TNI AU - Kekuatan udara semakin membuktikan peran strategisnya dalam menjawab kebutuhan bangsa. Mobilitas tinggi, kecepatan, dan ketepatan respons menjadi kunci utama agar negara dapat hadir tepat waktu di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan. 

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam amanat upacara bendera bulanan 18 Februari 2026. Amanat tersebut dibacakan oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo, Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., di Lapangan Dirgantara, Rabu (18/2/2026). 

Dalam amanatnya, Kasau menyampaikan apresiasi Presiden RI, H. Prabowo Subiyanto, atas kecepatan respons TNI dan Polri dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera. Di tengah cuaca ekstrem dan keterbatasan akses, prajurit TNI mampu menembus daerah terisolasi untuk memastikan distribusi bantuan dan logistik tetap berjalan. Situasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kekuatan udara memiliki peran vital dalam menjangkau wilayah yang sulit diakses. 

Kasau menegaskan bahwa apresiasi tersebut patut disyukuri dan dibanggakan. Namun yang lebih penting, menurutnya, adalah menjadikannya sebagai pengingat untuk terus menjaga standar profesionalisme. Keandalan tidak dibentuk dalam satu momentum, melainkan melalui proses berkelanjutan—mulai dari latihan yang disiplin, kepatuhan terhadap prosedur, hingga sistem komando dan kendali yang tertata rapi. 

“Kesiapan tidak boleh bersifat insidental. Setiap prajurit harus selalu siap digerakkan kapan pun negara memanggil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kasau menekankan bahwa kekuatan udara tidak hanya bertumpu pada modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga pada kesiapan personel, ketepatan pengambilan keputusan, dan akurasi pelaksanaan tugas. Seluruh satuan diminta menjaga ritme kesiapan operasional secara konsisten, tanpa memberi ruang bagi kelengahan sekecil apa pun. 

Dalam kesempatan tersebut, Kasau juga mengingatkan pentingnya sinergi dan kekompakan antarinstansi sebagaimana ditekankan Presiden RI. Soliditas TNI dengan Polri serta instansi terkait harus terus dipelihara demi menjaga kepercayaan rakyat. Bagi masyarakat, yang dirasakan bukanlah sekadar siapa yang bekerja, melainkan seberapa cepat dan nyata negara hadir memberikan solusi. 

Semangat profesionalisme itu, lanjutnya, harus dimulai dari hal-hal mendasar. Markas dan pangkalan yang tertib, rapi, dan terawat mencerminkan disiplin serta budaya profesional yang hidup di lingkungan TNI Angkatan Udara. Ketika setiap prajurit memiliki rasa handarbeni atau rasa memiliki terhadap satuannya, maka kehormatan institusi akan tumbuh secara alami dan kuat. 

Dalam konteks pembangunan nasional, TNI Angkatan Udara akan terus mengambil peran sesuai tugas pokok dan kewenangannya, memastikan kekuatan udara Indonesia senantiasa siap menjaga kedaulatan serta mendukung kepentingan bangsa dan negara.