TNI AU. Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., memimpin upacara Pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lapangan Dirgantara, AAU, Rabu (17/6/2026).
Sekretaris Jenderal Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo dalam amanatnya yang dibacakan Gubernur AAU menegaskan bahwa Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperti dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, ancaman ketahanan pangan, perubahan iklim, dan ancaman nonmiliter lainnya. Karena itu diperlukan SDM yang tangguh, adaptif, dan berintegritas, ujarnya.
Sekjen Kemhan RI lebih lanjut mengatakan melalui program SPPI, peserta akan mendapat pembinaan karakter melalui Latihan Dasar Kemiliteran serta pembekalan manajerial di bidang koperasi dan pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat.
"Peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata melalui penguatan koperasi dan pemberdayaan masyarakat untuk mendukung ketahanan nasional yang mandiri dan berkelanjutan", demikian tegas Sekjen Kemhan RI.
Pendidikan dan latihan di Satuan Pendidikan (Satdik) Akademi Angkatan Udara diikuti oleh 500 peserta putri dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.
Kegiatan pendidikan dan pelatihan akan berlangsung 17 Juni–31 Juli 2026. Sedangkan Pelaksanaanya dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama Diklatsarmil dilaksanakan pada 17 Juni–16 Juli 2026, sedangkan tahap kedua Diklat Manajerial dilaksanakan pada 17–31 Juli 2026. (Penaau, 2026).

















