TNI AU. Langit Kalimantan Barat menyambut kepemimpinan baru di jajaran satuan tempur elit TNI Angkatan Udara. Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda, M.M.D.S. secara resmi mengemban amanah sebagai Komandan Skadron Udara 1 "Elang Khatulistiwa", menggantikan Letkol Pnb Dedi Andres Saputra, M.Han.
Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung khidmat di Apron Skadron Udara 1, Lanud Supadio, Pontianak, ini menjadi simbol estafet kepemimpinan bagi satuan yang mengoperasikan pesawat tempur taktis Hawk 100/200 tersebut.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Komandan Grup 3 Tempur Koops Udara I Marsma TNI David Yohan Tamboto menegaskan bahwa pergantian jabatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk pendewasaan organisasi.
"Saya yakin, dengan pengalaman dan kepemimpinan yang telah teruji, Saudara akan mampu membawa satuan ke arah yang lebih maju. Jadilah pemimpin yang menginspirasi," pesan Marsma TNI David Yohan kepada Danskadron yang baru.
Sebagai "penjaga" garis khatulistiwa, Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda, M.M.D.S., kini memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kesiapan tempur (combat readiness) serta profesionalisme para penerbang dan kru darat. Mengingat peran vital pesawat Hawk 100/200 dalam operasi pertahanan udara, sinergi antara aspek operasional dan logistik menjadi prioritas utama.
Hal ini dipertegas dengan kehadiran Kadislog Lanud Supadio Kolonel Tek Surat, S.T., M.IPol., yang mewakili Danlanud Supadio. Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh pangkalan terhadap kelancaran pemeliharaan pesawat demi menjamin kedaulatan udara di wilayah barat Indonesia.
Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., dalam keterangannya di tempat yang berbeda menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan momentum penting untuk terus meningkatkan kesiapan operasional satuan.
“Skadron Udara 1 adalah garda terdepan penjaga langit khatulistiwa. Di pundak para penerbang dan kru, kedaulatan udara bangsa ini dipertaruhkan. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda, semangat juang, profesionalisme, dan kehormatan satuan akan semakin berkobar untuk menjaga setiap jengkal udara Indonesia.”
Dengan latar belakang pendidikan dan rekam jejak yang mumpuni, Letkol Pnb Higha diharapkan mampu membawa inovasi bagi Skadron Udara 1. Fokus utamanya tidak hanya pada aspek teknis penerbangan, tetapi juga pembinaan integritas prajurit agar tetap menjadi satuan yang disegani.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai dimulainya babak baru bagi "Elang Khatulistiwa" di bawah komando Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda, M.M.D.S.