TNI AU. Padang. Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., didampingi Kepala Dinas Operasi Lanud Sutan Sjahrir, Letkol Lek Rianto Lismara, S.T., menghadiri Forum Diskusi Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana Alam di Sumatera Barat melalui Sinergi Kebijakan Pertahanan Nasional yang digelar Dewan Pertahanan Nasional Republik Indonesia (DPN RI) Bidang Geokonomi, bertempat di Ballroom Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu (11/2/2026).
Forum diskusi nasional ini dipimpin oleh Deputi Bidang Geokonomi DPN RI, Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, OPD terkait, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi pusat dan daerah. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan perspektif pusat dan daerah dalam merumuskan arah pemulihan Sumatera Barat pascabencana secara komprehensif, terbuka, dan partisipatif.
Dalam paparannya, Dr. Yayat Ruyat menegaskan bahwa pendekatan geokonomi menjadi kunci dalam memandang bencana sebagai tantangan terhadap ketahanan wilayah dan stabilitas ekonomi. Pemulihan daerah rawan bencana, seperti Sumatera Barat, perlu dirancang tidak hanya untuk memulihkan kondisi pascabencana, tetapi juga membangun ketangguhan wilayah dalam menghadapi risiko di masa depan.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Tenaga Ahli Muda DPN RI, Kolonel Sus Revila Oulina, S.Pd., M.M.Pd., M.Si., yang menekankan pentingnya integrasi kebijakan mitigasi bencana ke dalam sistem ketahanan nasional nonmiliter.
Melalui kehadiran Danlanud Sutan Sjahrir dalam forum ini, TNI Angkatan Udara menunjukkan komitmen untuk mendukung sinergi lintas sektor dalam percepatan pemulihan ekonomi dan ketahanan wilayah di Sumatera Barat. Forum diskusi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berkelanjutan serta dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pemulihan pascabencana yang terarah dan berkesinambungan.















