TNI AU. Komandan Lanud RHF Kolonel Pnb Agus Rohimat, M. Avn., Mgt., menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan tema “Persiapan Dan Antisipasi Penyelenggaraan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M Di Kota Tanjungpinang", bertempat di Gedung Ballroom Hotel Nite And Day Laguna Bintan, Jl. Bintan, No. 59, Kec.Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau. Jumat (13/3/2026).
Rapat koordinasi yang dibuka oleh Sekda Kota Tanjungpinang, Bapak Zulhidayat, S.Hut., M.M., ini dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI-Polri, DPRD, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus utama diskusi adalah memetakan potensi kerawanan selama periode mudik, mulai dari aspek keamanan wilayah, kelancaran transportasi di pintu-pintu masuk kota, hingga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Sinergi ini dirancang agar setiap instansi memiliki kesamaan langkah dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal selama masa libur panjang.
Dalam tanggapannya, Danlanud RHF Kolonel Pnb Agus Rohimat, M.Avn., Mgt., menegaskan komitmen penuh Lanud RHF dalam mendukung kelancaran cuti bersama Idul Fitri dan Nyepi 2026. Beliau memastikan bahwa kekuatan personel Lanud RHF tetap siaga dan bersiaga di wilayah Tanjungpinang guna mengantisipasi segala kemungkinan. Penegasan ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran TNI AU tidak hanya di udara, tetapi juga hadir secara nyata dalam menjaga kondusivitas sosial di darat.
“Secara prinsip, Lanud RHF siap mendukung penuh. Sebagian besar personel kami tetap berada di tempat dan saya pribadi pun tidak mengambil cuti agar koordinasi dapat dilakukan dengan cepat jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujar Danlanud RHF. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Polresta dan instansi lain, terutama dalam memantau pergerakan arus penumpang yang diprediksi mulai meningkat pada hari ketiga lebaran menuju Batam dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan FGD ini diakhiri dengan harapan kolektif agar persiapan matang yang telah dipaparkan oleh lintas sektor, seperti ketersediaan energi, kesehatan, dan transportasi, tidak sekadar menjadi laporan di atas kertas. Melalui deteksi dini terhadap potensi kendala teknis dan penguatan komunikasi antar-pimpinan daerah, diharapkan masyarakat Tanjungpinang dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian tanpa hambatan berarti dalam aspek pelayanan publik maupun keamanan.


