<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://www.tni-au.mil.id/rss/implementasi-geospasial-dukung-ketahanan-pangan-lanud-pangeran-m-bun-yamin-ikuti-vicon-bersama-aster-kasau" rel="self"/>
    <link>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/implementasi-geospasial-dukung-ketahanan-pangan-lanud-pangeran-m-bun-yamin-ikuti-vicon-bersama-aster-kasau</link>
    <item>
      <title>﻿Implementasi Geospasial Dukung Ketahanan Pangan, Lanud Pangeran M. Bun Yamin Ikuti Vicon Bersama Aster Kasau</title>
      <link>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/implementasi-geospasial-dukung-ketahanan-pangan-lanud-pangeran-m-bun-yamin-ikuti-vicon-bersama-aster-kasau</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Lanud Pangeran M. Bun Yamin mengikuti kegiatan Video Conference Implementasi Geospasial dalam mendukung ketahanan pangan TNI AU yang dipimpin Aster Kasau Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.I.P., M.M. Kegiatan dilaksanakan di Areal 4.407 Lanud BNY dan merupakan bagian dari program mewujudkan Energi dan Lingkungan Hijau Tahun 2025, Selasa (2-12-2025).Acara dihadiri pejabat daerah, Forkopimda Tulang Bawang, pimpinan instansi vertikal, serta mitra Gapoktan. Dari Lanud BNY, hadir Danlanud Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, S.M., beserta para kadis dan pejabat terkait.Dalam berbagai sambutan termasuk dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Bappenas, PT SGN, dan Aster Kasau ditekankan pentingnya data geospasial sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pangan dan energi. TNI AU disebut berperan strategis dalam penyediaan data geospasial serta pengembangan komoditas unggulan tebu sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.Aster Kasau menegaskan bahwa krisis pangan dan energi merupakan ancaman non-militer yang harus diantisipasi melalui kemandirian pangan. TNI AU berkomitmen memanfaatkan potensi lahan di berbagai Lanud untuk mendukung swasembada gula dan energi berbasis bioetanol. Tahun 2025, TNI AU berhasil memproduksi 6.901 ton tebu dari 106 hektare lahan, dan produksi ini masih berpeluang ditingkatkan melalui modernisasi sistem pengelolaan lahan serta pemanfaatan teknologi geospasial.Kegiatan dilanjutkan dengan simbolis penyerahan bibit tebu, alsintan, pupuk, penanaman bibit, serta demo Pusgeosau dan IPB. Acara berlangsung aman dan lancar hingga pukul 10.55 WIB.Melalui penerapan teknologi geospasial, ketahanan pangan TNI AU diharapkan semakin kuat dan berkontribusi langsung terhadap kesiapsiagaan satuan serta mendukung kemandirian logistik nasional.]]></description>
      <pubDate>Tue, 02 Dec 2025 06:16 +0700</pubDate>
      <guid>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/implementasi-geospasial-dukung-ketahanan-pangan-lanud-pangeran-m-bun-yamin-ikuti-vicon-bersama-aster-kasau</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2025/12/3-1121009-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/12/2-1121009-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/12/1-1121009-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/12/4-1121009-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
