<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://www.tni-au.mil.id/rss/danpuspomau-berikan-pengarahan-penghuni-mess-tni-au-wilayah-jakarta" rel="self"/>
    <link>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/danpuspomau-berikan-pengarahan-penghuni-mess-tni-au-wilayah-jakarta</link>
    <item>
      <title>Danpuspomau Berikan Pengarahan penghuni Mess TNI AU Wilayah Jakarta</title>
      <link>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/danpuspomau-berikan-pengarahan-penghuni-mess-tni-au-wilayah-jakarta</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Danpuspomau) Marsda TNI Daan Sulfi, S.Sos., M.Si., M.Han., memberikan pengarahan kepada para anggota penghuni mess di lingkungan TNI Angkatan Udara wilayah Jakarta dalam pembekalan Asisten Personalia Kasau, bertempat di Lapangan Yustisi Puspomau, Jakarta, Jumat (18/9/2026).Kegiatan pembekalan yang dipimpin Aspers Kasau tersebut didampingi Kadisminpers dan dihadiri Danpuspomau, Wadanpuspomau, para PJU Puspomau, Danpom Koopsudnas, Danpom Koopsus, serta Danpom Kodau I.Pembekalan Aspers Kasau ini merupakan bagian dari pembinaan personel secara menyeluruh, khususnya dalam memperkuat disiplin, membentuk karakter, serta membangun pola hubungan antarpersonel yang sehat di lingkungan mess. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk melakukan transformasi terhadap pola senioritas agar tidak berkembang menjadi tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai keprajuritan.Komandan Puspomau dalam pengarahannya memberikan materi tentang pembinaan di Mess, &nbsp; Hubungan antara atasan bawahan dan hukuman bagi pelaku yg melanggar unsur pidana penganiayaan.Dalam arahannya, Danpuspomau menekankan bahwa pembinaan terhadap junior tidak boleh dilakukan dengan cara-cara kekerasan, baik fisik maupun mental. Menurutnya, pola pembinaan yang salah dan menjadikan senioritas sebagai alasan untuk melakukan tindakan berlebihan dapat menjadi salah satu modus yang melatarbelakangi terjadinya penganiayaan.“Pembinaan kepada junior menjadi modus yang melatarbelakangi timbulnya penganiayaan. Jangan sampai niat melakukan pembinaan justru dilakukan dengan kekerasan dan berujung pada pelanggaran hukum,” tegas Danpuspomau.Danpuspomau menjelaskan, pembinaan yang dilakukan melalui kekerasan fisik maupun tekanan mental tidak hanya dapat menimbulkan luka secara fisik, tetapi juga berpotensi menyebabkan trauma psikis bagi personel yang mengalaminya. Oleh karena itu, hubungan senior dan junior harus dibangun atas dasar keteladanan, penghormatan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama prajurit.Lebih lanjut, Danpuspomau mengingatkan bahwa kehidupan di mess merupakan bagian dari pembinaan personel. Setiap penghuni mess dituntut mampu menjaga sikap, disiplin, tata tertib, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Senior harus mampu menjadi contoh bagi junior, sementara junior juga wajib menghormati senior dalam koridor tata kehidupan militer yang sesuai dengan ketentuan.“Senioritas harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan keteladanan dan membimbing, bukan sebagai kewenangan untuk melakukan kekerasan atau tindakan sewenang-wenang,” lanjutnya.Melalui pembekalan tersebut, diharapkan para penghuni mess TNI AU wilayah Jakarta memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya disiplin, karakter, dan pembinaan yang humanis. Lingkungan mess diharapkan menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, tertib, dan kondusif sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas serta menjaga kehormatan pribadi maupun institusi TNI Angkatan Udara.]]></description>
      <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:27 +0700</pubDate>
      <guid>https://www.tni-au.mil.id/berita/detail/danpuspomau-berikan-pengarahan-penghuni-mess-tni-au-wilayah-jakarta</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2026/09/701a2381-a751-4cca-842b-1b63094c8664-1129515-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/651fe8cb-5660-4180-8688-d9eb77cdcaec-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/5bd4c0ae-66be-4550-90ff-10b226045792-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/53acac31-b9b1-4f4d-899e-86e3695ce738-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/585bf4bc-528e-48ff-916a-6e25a4a0e2b6-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/7f1635e6-57fc-445f-a79b-ad68047ac8f5-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/d6bfef1c-6234-4db4-9ebe-c6fe57ace943-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/e2430966-425e-4983-9df9-c7570ecba73b-1129515-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
