<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://www.tni-au.mil.id/index.php/rss/kepala-bpip-ri-pancasila-adalah-rumah-besar-bagi-keberagaman-indonesia" rel="self"/>
    <link>https://www.tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/kepala-bpip-ri-pancasila-adalah-rumah-besar-bagi-keberagaman-indonesia</link>
    <item>
      <title>Kepala BPIP RI: Pancasila Adalah Rumah Besar Bagi Keberagaman Indonesia</title>
      <link>https://www.tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/kepala-bpip-ri-pancasila-adalah-rumah-besar-bagi-keberagaman-indonesia</link>
      <description><![CDATA[﻿﻿TNI AU.&nbsp;Pancasila
bukan sekedar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan
UUD 1945, tetapi jiwa bangsa serta pedoman hidup bersama dalam mewujudkan
cita-cita Indonesia dan Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman
Indonesia.

&nbsp;

Demikian
yang disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia
(Kepala BPIP RI) Bapak Yudian Wahyudi dalam sambutan yang dibacakan Danlanud
Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han)., dalam Upacara
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Apel Lanud Sam
Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Senin (2/6/2025).

&nbsp;

Lanjut
dikatakan Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar
belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda, sehingga
kebhinekaan bukan alas an untuk terpecah melainkan kekuatan untuk bersatu.

&nbsp;

Pemerintah
telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia
Emas 2045, salah satunya memperkokoh Ideologi Pancasila, demokrasi dan hak
asasi manusia yang menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar
pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan
sosial.

&nbsp;

“Melalui
Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila
dalam segala dimensi kehidupan, dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga
ruang-ruang digital,” jelasnya.

&nbsp;

Tugas
revitalisasi nilai-nilai Pancasila tidak mudah dan tidak dapat dijalankan
sendiri, tetapi seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah memiliki peran
untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila.

&nbsp;

“Masa
depan bangsa ada di tangan kita,sehingga jadikan Pancasila sebagai sumber
inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara,” tegasnya.]]></description>
      <pubDate>Tue, 03 Jun 2025 01:16 +0700</pubDate>
      <guid>https://www.tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/kepala-bpip-ri-pancasila-adalah-rumah-besar-bagi-keberagaman-indonesia</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2025/06/WhatsApp%20Image%202025-06-02%20at%2014.24.13_145fa412-1113364-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/06/WhatsApp%20Image%202025-06-02%20at%2014.24.10_34efd66d-1113364-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/06/WhatsApp%20Image%202025-06-02%20at%2014.24.32_7bb12ec0-1113364-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2025/06/WhatsApp%20Image%202025-06-02%20at%2014.24.16_1ac3ff66-1113364-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
