Pengunjung Website
Hari Ini: 5
Minggu Ini: 103
Bulan Ini: 127
Tahun Ini: 7,445
img thumbnail

Danlanud Wiriadinata Sambut Kedatangan dan Antar Kepulangan Wakil Jaksa Agung RI, Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Kembalinya Penerbangan Komersial

TNI AU. Komandan Lanud Wiriadinata, Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto, S.E., M.M., M.Han., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 18/Daerah I Lanud Wiriadinata, Ny. Indah A. Kholiq Yulianto, menyambut kedatangan sekaligus mengantar kepulangan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum., beserta rombongan di Bandara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya.

 

Rombongan tersebut turut diikuti Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI Taufik Hidayat, M.Si., Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol. Drs. Suntana, M.Si., Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol. Prof. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.H., Pangkoarmada RI, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., serta sejumlah pejabat lainnya. Kedatangan rombongan menggunakan pesawat Rimbun Air jenis ATR 72-600 melalui rute Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya.

 

Kedatangan rombongan tersebut sekaligus menjadi bagian dari uji coba reaktivasi penerbangan komersial di Bandara Wiriadinata. Kunjungan Wakil Jaksa Agung RI beserta rombongan ke Kota Tasikmalaya dilaksanakan dalam rangka menghadiri kegiatan Indonesia Financial Group (IFG) Bike for Charity 2026. Selain Danlanud Wiriadinata, penyambutan dan pengantaran rombongan juga dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA., Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

 

Dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa uji coba penerbangan menggunakan pesawat ATR 72-600 milik Rimbun Air tersebut berjalan lancar. Penerbangan ini turut membawa diaspora Kota Tasikmalaya dan sejumlah pejabat pemerintah pusat. Menurutnya, uji coba tersebut menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali layanan penerbangan komersial sekaligus memastikan kesiapan fasilitas bandara dan berbagai aspek pendukung operasional penerbangan.

 

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa proses reaktivasi akan dilaksanakan secara bertahap dengan mengawal berbagai aspek, mulai dari pemenuhan perizinan, kesiapan operasional, hingga kajian potensi pasar dan penentuan tarif tiket yang ekonomis serta terjangkau masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa penerbangan komersial yang pernah beroperasi pada periode 2017–2020 menunjukkan perkembangan positif, dengan tingkat keterisian penumpang yang meningkat dari sekitar 50 persen hingga mencapai rata-rata 90 persen sebelum operasional terhenti akibat pandemi COVID-19. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan pola bisnis penerbangan yang lebih matang dan berkelanjutan, termasuk kemudahan akses pembelian tiket melalui platform digital.

 

Menurutnya, reaktivasi penerbangan komersial ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka akses transportasi udara bagi kawasan Priangan Timur dan Jawa Barat bagian selatan. Berbagai potensi daerah, mulai dari pariwisata, olahraga, kegiatan sosial, hingga penyelenggaraan festival dan agenda berskala besar, dinilai dapat menjadi daya tarik bagi pergerakan penumpang. Dengan kapasitas 72 kursi, pesawat ATR 72-600 diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan transportasi udara yang mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi wilayah.

 

Uji coba reaktivasi penerbangan komersial ini menjadi momentum penting dalam upaya mengoptimalkan kembali fungsi Bandara Wiriadinata sebagai salah satu pintu gerbang transportasi udara di wilayah Priangan Timur. Melalui sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, pihak maskapai, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses reaktivasi dapat berjalan sesuai ketentuan dan dipersiapkan secara matang sehingga layanan penerbangan komersial dari dan menuju Tasikmalaya dapat kembali beroperasi secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.